Tuesday, October 11, 2016

(TM2-STI (D1041151070_Elita Da Nella))

Penerapan Sistem Informasi Berbasis Komputer dan Keunggulannya


1. Sistem Informasi Pengolah Nilai

Pengolah nilai yang cepat dan efisien tanpa mengganggu fungsi guru untuk memberikan pengajaran kepada muridnya adalah salah satu keinginan kami, untuk itu kami mencoba membuat software pengolah nilai yang membantu sekolah untuk mempercepat proses pengolahan nilai hingga tercetaknya raport .
Software Pengolahan Nilai Siswa
Fungsi : Pemasukan dan pengolahan nilai serta pencetakan raport siswa


Sistem ini terdiri dari sub sistem :
1.     Bobot nilai kompetensi
2.     Bobot nilai raport
3.     Input nilai ekstra
4.     Input nilai kepribadian
5.     SKBM
6.     Input Nilai
7.     Rekapitulasi
8.     Input nilai UTS/UAS
9.     Nilai persiswa
10.  Cetak raport

1. Bobot nilai kompetensi
Bertujuan menentukan bobot tiap unsur nilai kompetensi dasar seperti : Ulangan harian, Tugas individu, tugas kelompok, unjuk kerja, kuis, portofolio
Bobot nilai kompetensi ini berbeda untuk tiap KD dan mata pelajaran sesuai ketentuan sekolah masing-masing

2. Bobot nilai raport
Bertujuan menentukan prosentase besarnya nilai rata-rata KD, UTS dan UAS yang nantinya jumlah total dari ketiganya adalah 100%
Besarnya prosentase ini tidak sama untuk tiap mata pelajaran

3. Input nilai ekstra
berguna untuk memasukkan nilai kegiatan ekstra kurikuler yang diikuti oleh siswa
Metode masukan sesuai kelas, ruang, jurusan dan kegiatan yang ikuti siswa
Jadi dengan metode ini input nilai ekstra lebih cepat dan terarah

4. Input nilai kepribadian

berguna untuk memasukkan nilai kerajinan, kebersihan, kedisiplinan serta kelakuan siswa
Metode masukan sesuai kelas, ruang, jurusan siswa
Jadi dengan metode ini input nilai ekstra lebih cepat dan terarah

5. SKBM

Berguna untuk memasukkan detail Standart kompetensi beserta Kompetensi dasarnya
Pada input ini juga bisa dimasukkan nilai dari masing-masing KD sehingga secara automatis SKBM (standar Kompetensi Mata Pelajaran) bisa terhitung
Input ini bertujuan menentukan standart kelulusan siswa terhadap mata pelajaran baik per KD maupun per mata pelajaran
Metode input digunakan tabel sehingga input bisa dilakukan dengan mudah dan cepat
6. Input Nilai
Input nilai dilakukan berdasar kelas, ruang, jurusan serta nomor Setandart kompetensi dan nomor Kompetensi dasar
cara pengisian dengan model tabel yang sekaligus diketahui apa siswa tersebut tuntas atau tidak tuntas dalam KD ini

7. Rekapitulasi
Memaparkan semua nilai yang masuk berdasarkan kelas, ruang, jurusan sehingga wali murid dengan mudah menjawab orang tua siswa jika melakukan cross cek nilai ke sekolah

8. Input nilai UTS/UAS

Berguna untuk memasukkan nilai UTS maupun UAS serta sekaligus mengetahui apakah siswa tersebut tuntas atau tidak tuntas dalam mata pelajaran ini, jika siswa tidak tuntas ada satu kesempatan remidi yang bisa dilakukan siswa.

9. Nilai persiswa
berguna memaparkan nilai raport siswa berdasarkan permintaan siswa tertentu
metode yang dilakukan hanya memasukkan nomor induk saja

10. Cetak raport

Berguna mencetak raport siswa.
cetak bisa dilakukan sekaligus per kelas sehingga proses cetakan lebih cepat dan fleksibel

Peralatan yang dibutuhkan :
1.     Komputer
2.     Software

Keunggulan Sistem Informasi Pengolahan Nilai:

1.    Mudah memasukkan nilai tiap mata pelajaran per kelas secara bersamaan
2.    Pengolahan nilai dilakukan software dengan parameter yang telah ditentukan sekolah
3.    Mudah dalam pencetakan nilai raport dalam bentuk angka maupun dalam bentuk diskripsi

Referensi

https://sistkom.wordpress.com/2011/12/16/sistem-informasi-pengolahan-nilai/
https://www.scribd.com/document/85323140/Makalah-Sistem-Informasi-Pengolahan-Data-Nilai-Siswa




2. Sistem Informasi  Apotek
Adalah sistem untuk menangani manajemen inventori dan point of sales / kasir apotek, termasuk didalamnya informasi obat yang dijual, pembelian, penjualan, pembuatan surat pesanan, penanganan retur beli/jual, stok opname, histori transaksi yang sudah dilakukan, posisi stok, pembuatan laporan laporan dan lainnya.
Apotek Dengan Sistem Informasi Manajemen (SIM)
SIM Apotek (Drugstore Software / Software Apotek / Perangkat Lunak Untuk Apotek) dibuat untuk menangani bagian point of sales kasir dan inventori dari suatu apotek, yaitu dengan cara menyediakan kemampuan untuk menangani transaksi beli dan jual secara resep dan non resep (untuk apotek yang merangkap sebagai swalayan) yang dibayar tunai ataupun kredit. Juga untuk menyajikan laporan laporan sehingga keputusan yang diambil manajer lebih tepat sasaran.
Sistem aplikasi ini dirancang untuk digunakan secara mudah baik dengan keyboard dan mouse atau dengan barcode scanner sebagai alat memasukkan data. Sehingga pekerjaan dapat diselesaikan dengan cepat. Dengan banyaknya laporan yang disediakan, maka akan cukup untuk memenuhi lingkup proses di apotek. Masing masing tipe laporan tersebut bisa dihasilkan dengan rentang waktu yang flexible yang bisa ditentukan sendiri, sehingga memudahkan untuk pengamatan hasil kerja atau berjalannya manajemen dari apotek.
Kelebihan – kelebihan (lebih detail ada dibagian bawah) yang diperoleh apotek dengan menggunakan SIM ini adalah :
* Membutuhkan waktu yang lebih singkat dalam melayani transaksi pembayaran, karena SIM atau mesin kasir dapat menghitung secara automatis
* Pemantauan inventori / stok obat yang ada dapat dilakukan secara cepat
* Pengambilan keputusan yang lebih tepat sasaran, misalnya pemilihan produk / obat obat mana saja yang lebih diperbanyak karena dengan menggunakan laporan statistik, bisa diketahui produk / obat obat mana saja yang paling diminati masyarakat (paling laris).
Penggunaan sistem :
Aliran proses dari penggunaan SIM Apotik ini adalah, pengisian data, melakukan transaksi kemudian pembuatan laporan dan analisa statistik produk. Hak Akses untuk aplikasi bisa dibatasi dari menu sekuriti, sehingga sebagai misal tidak sembarang orang bisa melakukan transaksi penjualan, pembuatan laporan dan lain lain. Semua aktivitas dari setiap pengguna dalam pemakaian aplikasi ini tercatat secara rinci mendetail, dan hanya bisa dilihat oleh pengguna dengan hak administrator sehingga penyalahgunaan aplikasi bisa di minimalisir.
Manajemen Data :
Data data yang bisa di dimasukkan ke dalam sistem dan kemudian di pergunakan untuk mendukung kerja aplikasi adalah data Kategori Produk, data Supplier, data Produk, data Racikan, data Obat Sejenis (Alternatif), data Pelanggan, data Dokter dan data Instansi/Penjamin Pelanggan. Data data diatas harus diisi terlebih dahulu supaya transaksi bisa dilakukan dengan benar dan laporan bisa dibuat dengan baik.
Manajemen Transaksi :
Transaksi ada 2 macam yaitu Penjualan dan Pembelian. Tipe transaksi Penjualan terdiri dari 3 macam yaitu :
1. Penjualan Tanpa Resep, untuk apotek yang juga menjual selain obat dengan resep dokter
2. Penjualan Resep Tunai , untuk pelayanan resep dokter dengan pembayaran secara cash.
3. Penjualan Resep Kredit, untuk pelayanan resep dokter kepada pelanggan yang pembayarannya bisa dikredit atau pelanggan tersebut tagihannya ditanggung oleh perusahaan tempat dia bekerja.
Seluruh transaksi penjualan bisa digunakan secara multi entri, artinya bila sedang melayani seorang pelanggan, kemudian ada gangguan (misal dia hendak mengambil obat lain) sehingga belum bisa diselesaikan, kasir bisa membuka transaksi penjualan baru untuk pelanggan berikutnya. Saat pelanggan tadi kembali, transaksi untuk dia bisa dilanjutkan kembali atau bisa juga satu pelanggan hendak bertransaksi non resep dan resep secara sekaligus, maka kasir bisa membuka dua layar transaksi yaitu transaksi non resep dan transaksi resep tunai/kredit.
Tipe transaksi Pembelian juga terdiri dari 2 macam yaitu Pembelian Tunai dan Pembelian Kredit. Dari transaksi pembelian ini bisa diisikan nomer Batch dan expired date dari tiap produk yang dibeli.
Dari Penjualan dan Pembelian Secara kredit maka tentunya akan ada piutang maupun hutang, penanganan masalah piutang dan hutang yang sudah terlunasi juga bisa diakses dari manajemen transaksi ini.

Entri saat transaksi Penjualan maupun Pembelian, saat harus mengisikan kode produk bisa dilakukan dengan barcode scanner untuk memudahkannya, bisa juga dengan keyboard memilih daftar produk yang tersedia. Saat Transaksi jual akan ada option untuk memilih apakah akan mencetak bon atau tidak, seandainya tidak tercetak tapi ternyata dibutuhkan oleh client, maka bon bisa dicetak dengan utility re-print, sehingga bon bisa dicetak kapan saja.
Selain transaksi normal diatas, disediakan juga menu transaksi retur, baik untuk penjualan maupun pembelian, serta modul pemesanan yang akan membuat surat pesanan, dari pesanan ini bisa dirubah menjadi pembelian, saat pesanan tersebut tiba.
Laporan :
Laporan ada 3 macam yaitu Laporan Standar, Statistik / Analisa Trend dan Laporan Dengan Data Detail,
Laporan Standar terdiri dari 36 macam laporan, beberapa diantaranya yaitu :
·         Penjualan (informasi produk produk yang dijual di group per hari),
·         Penjualan/Kategori
·         Penjualan per pengentri/kasir (hasil penjualan, biaya jasa, retur)
·         Pembelian,
·         Kredit Jatuh Tempo (untuk pembelian produk secara kredit),
·         Keuntungan,
·         Hutang,
·         Piutang,
·         Stok Reorder (untuk informasi produk produk yang harus di order ulang),
·         Stok Opname (informasi produk produk yang dikurangi atau ditambahi secara manual saat stok opname),
·         Produk Expired,
·         Data Instansi,
·         Data Dokter,
·         Komisi Per Dokter,
·         Komisi Per Obat (untuk komisi akan ada data bila di data produk diisikan persentase komisi yang harus diberikan kepada dokter yang memberikan resep produk tersebut),
·         Pasien Per Dokter,
·         Data Pelanggan,
·         Data Supplier
·         Data Produk
·         Data Racikan
·         Data Obat Sejenis
·         Retur Penjualan
·         Retur Pembelian
·         Data Nilai Produk
·         Penjualan Resep Tunai Dengan Data Nomor Resep
·         Penjualan Resep Kredit Dengan Data Nomor Resep
·          
Laporan Statistik
digunakan untuk mengamati pada periode periode yang dipilih, produk produk mana saja yang jumlah jual atau nilai jualnya yang paling baik, sehingga keputusan yang tidak merugikan untuk pengadaan suatu produk bisa dilakukan dengan mempertimbangkan minat masyarakat terhadap produk berdasarkan statistik yang dihasilkan tersebut, Sedangkan Analisa Trend digunakan untuk mengamati naik turunnya jumlah atau nilai jual dari setiap produk berdasar rentang waktu yang dipilih, baik secara per minggu (pengamatan per hari), per bulan (pengamatan tiap 10 hari ) dan per tahun (pengamatan per kuartal atau per bulan)
Laporan Dengan Data Detail
digunakan untuk melihat data pasien/pelanggan yang di kelompokkan per Dokter atau per Instansi, berguna untuk melihat berapa banyak pasien yang di tangani seorang dokter yang praktek di apotek atau untuk klaim biaya pada instansi yang bekerja sama dengan apotek.
Tools :
Disini adalah fitur fitur dari aplikasi untuk melihat aktivitas yang dikerjakan pada aplikasi ini atau untuk memaintenance aplikasi diantaranya adalah :
·         Sekuriti (untuk memberi hak akses kepada pengguna, apakah dia hanya bisa menangani transaksi penjualan saja, pembelian saja, apakah bisa membuat laporan dll),
·         Options (menu untuk setting aplikasi, misal nomer invoice berikutnya, alamat apotik, persentase PPn dll),
·         Aktivitas Pengguna yaitu History login (pencatatan tanggal dan jam pemakaian aplikasi oleh setiap pengguna),
·         Histori Pembelian baik secara transaksi (untuk melihat item item apa saja yang dibeli) maupun per-item (kapan saja item tersebut dibeli),
·         Histori Penjualan baik secara transaksi maupun per-item,
·         Histori Arus Barang yaitu informasi mendetail mengenai keluar masuk item barang
·         Histori Penghapusan Transaksi,
·         Histori Pemesanan (untuk melihat informasi pembuatan surat pemesanan ke supplier)
·         Histori Perubahan Harga
·         Stok Opname (penyesuaian jumlah produk yang dicatat dalam sistem dengan jumlah sebenarnya, baik penambahan maupun pengurangan),
·         Stok Reorder (informasi mengenai produk produk mana saja yang harus di order ulang)
·         Posisi Stok (semacam kartu stok yang akan menginfokan jumlah saat terjadi perubahan item baik pembelian, penjualan retur maupun stok opname)
·         Layar Peringatan/Alert, yaitu informasi mengenai item yang akan kadaluarsa dan harus di tambah karena memiliki jumlah dibawah batas stok minimal

Khusus untuk aplikasi single client maka ada menu khusus yaitu Compact Database (berguna untuk membuat database menjadi padat dan ukurannya menjadi lebih kecil sehingga operasi akan lebih cepat) dan Backup Database (menduplikasi database dan menyimpannya dengan nama lain). Untuk aplikasi multi client tidak diperlukan menu ini karena manajemen database dilakukan oleh software khusus.
Variasi Versi Software :
aplikasi SIM ini terdiri dari 2 versi yaitu versi single client (standalone) dan multi client , secara fungsional, fitur dan kemampuan 2 versi ini adalah sama, perbedaannya adalah :
Single Client/Standalone
aplikasi versi ini sebaiknya dipilih bila pekerjaan dan pemantauan keseluruhan sistem apotek dilakukan pada satu komputer saja, berguna untuk apotek apotek ukuran menengah ke bawah
database yang digunakan adalah database Microsoft Access, dengan data maksimum sebesar 1 Gigabytes
Multi Client
aplikasi ini dipilih bila pekerjaan dan pemantauan keseluruhan sistem apotek bisa dilakukan di lebih dari 1 komputer, dan komputer komputer ini terhubungan dengan jaringan ethernet, berguna untuk apotek berukuran menengah ke atas dengan banyak kasir. Database yang digunakan adalah database mySQL Server dengan kapasitas maksimum sangat besar hampir tidak terbatas sesuai kemampuan operating system
minimal pembelian 2 buah.
Kebutuhan Software :
Aplikasi ini membutuhkan sistem operasi yang berbasis windows mulai dari versi windows 98, ME, NT, 2000 hingga Windows 8, panduan instalasi disediakan dalam CD installer. Monitor yang digunakan adalah flexibel, tapi minimal sebaiknya harus mampu berada dalam resolusi 800×600 pixel. Khusus untuk aplikasi yang multi client maka operating system minimal adalah Windows 2000.
Kebutuhan Hardware :
Secara mendasar, aplikasi ini akan berjalan pada konfigurasi hardware komputer yang bisa mendukung sistem operasi diatas. Semakin cepat konfigurasi hardware komputer, maka semakin cepat pula aplikasi ini dapat berjalan. Main board/CPU yang digunakan harus memiliki port paralel (LPT) karena secara standar point of sales, pencetakan struk, menggunakan printer dengan sambungan paralel bukan USB, Printer yang sudah di tes berjalan dengan baik adalah Printer Epson LX-300, khusus untuk aplikasi multi client maka komputer yang digunakan harus dilengkapi dengan network card sehingga bisa terhubung dengan komputer lainnya dalam jaringan komputer.

Keunggulan Sistem Informasi Apotek :
1.     Membutuhkan waktu yang lebih singkat dalam melayani transaksi pembayaran.

2.     Pemantaun inventori / stok obat yang ada dapat di lakukan secara cepat.


Pengambilan keputusan yang lebih tepat sasaran, misalnya pemilihan produk / obat-obat mana saja yang lebih diperbanyak karena dapat menggunakan laporan statistik, bias diketahui produk / obat-obat mana saja yang paling banyak di gunakan masyarakat ( pal

Referensi

http://sisteminformasiapotek.com/solusi-stok-obat-apotek-anda/
http://sisteminformasiapotek.com/

0 comments:

Post a Comment