Penerapan Sistem Informasi Berbasis Komputer
Pengertian Sistem Informasi Berbasis Komputer
Data
Data merupakan deskripsi dari sesuatu dan kejadian yang kita hadapi.Jadi pada intinya, data merupakan kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian dan merupakan kesatuan nyata yang nantinya akan digunakan sebagai bahan dasar suatu informasi.
Informasi
Informasi merupakan hasil dari pengolahan data menjadi bentuk yang lebih berguna bagi yang menerimanya yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian nyata dan dapat digunakan sebagai alat bantu untuk pengambilan suatu keputusan.
Sistem
Sistem merupakan entitas, baik abstrak maupun nyata, dimana terdiri dari beberapa komponen yang saling terkait satu sama lain. Objek yang tidak memiliki kaitan dengan unsur-unsur dari sebuah sistem bukanlah komponen dari sistem tersebut.
Sistem Informasi
Sistem Informasi merupakan sistem pembangkit informasi. Dengan integrasi yang dimiliki antar subsistemnya,sistem informasi akan mampu menyediakan informasi yang berkualitas, tepat, cepat dan akurat sesuai dengan manajemen yang membutuhkannya.
Jadi Kesimpulannya
Sistem Informasi “berbasis komputer” mengandung arti bahwa komputer memainkan peranan penting dalam sebuah sistem informasi. Secara teori, penerapan sebuah Sistem Informasi memang tidak harus menggunakan komputer dalam kegiatannya. Tetapi pada prakteknya tidak mungkin sistem informasi yang sangat kompleks itu dapat berjalan dengan baik jika tanpa adanya komputer. Sistem Informasi yang akurat dan efektif, dalam kenyataannya selalu berhubungan dengan istilah “computer-based” atau pengolahan informasi yang berbasis pada komputer.
1. Sistem Informasi Manajemen Dalam Bidang Rumah Sakit (SIMRS)
Penerapan Sistem Informasi Manajemen atau yang disingkat "SIM" bisa dalam berbagai bidang. Berikut merupakan contoh penereapan SIM di bidang Rumah Sakit.
PENGERTIAN SISTEM INFORMASI RUMAH SAKIT
Sistem Informasi Manajemen Rumah sakit adalah sebuah sistem komputerisasi yang memproses dan mengintegrasikan seluruh alur proses bisnis layanan kesehatan dalam bentuk jaringan koordinasi, pelaporan dan prosedur administrasi untuk memperoleh informasi secara tepat dan tepat. sistem informasi rumah sakit umumnya mencakup masalah klinikas (media), pasien dan informasi-informasi yang berkaitan dengan kegiatan rumah sakit itu sendiri.
TUJUAN SISTEM INFORMASI RUMAH SAKIT
- lebih menigkatkan pelayanan rumah sakit
- agar data-data yang ada dalam rumah sakit tersusun rapih.
- kemudahan dalam pencarian data obat, pasien dll yang berhubungan dengan rumah sakit.
- meningktakan citra pelayanan rumah sakit.
KEUNGGULAN SISTEM INFORMASI RUMAH SAKIT
Friendly
- Sangat mudah untuk digunakan.
- Menu yang sesuai dengan masing-masing peran user sehingga lebih memudahkan penggunaan.
Secure
- Masing-masing pengguna mempunyai user dan password.
- Standar keamanan tinggi dengan enkripsi searah.
- MD5 checksum pada setiap data untuk memeriksa integritas.
- Pencatatan setiap pengakses.
- Replikasi database / database terdistribusi, menghindari kegagalan atas resiko 1 server yang bisa rusak atau dalam masa perawatan.
Complete
- Mengikuti kaidah standard bisnis proses Rumah Sakit.
- Proses registrasi pasien berbasis sentralisasi maupun desentralisasi / distribusi.
- Diagnosa pasien Berbasis ICD 9, ICD 10, menyesuaikan pada kebutuhan pengguna.
- Laporan RL 1 – 6.
- Laboratorium disertai bantuan sistem cerdas.
- Laporan tindakan pemeriksaan.
- Identifikasi alamat pasien dapat ditelusuri dengan bantuan aplikasi Google Map.
- Keuangan dan Akuntansi : Hutang – Piutang, GL, Cash Flow, Rugi Laba, Neraca (RS Swasta) dan RBS, RBA (RS Pemerintah).
- Dapat di diperluas ke subsistem lain seperti Kepegawaian, Penggajian dan Asset.
- Multi Platform : Aplikasi berjalan baik pada Sistem Operasi Windows, Linux, Apple Machintosh, including Tablet PC maupun Mobile Phone.
Flexible
- Sebuah organisasi senantiasa berkembang. Misal pada 5 tahun yang lalu jumlah poli 10, saat ini 15 poli, sangat mungkin 5 tahun mendatang menjadi 20 atau 25 poli. Maka dari itu dibutuhkan aplikasi komputer yang mampu mengikuti perkembangan organisasi.
- Demikian pula jumlah, komputer, jenis peralatan akan senantiasa berkembang di masa mendatang. Aplikasi selayaknya mampu mengikuti dinamika.
- SIMRS telah teruji di sejumlah Rumah Sakit, dari jumlah poli yang awalnya beberapa belas sampai beberapa puluh, dari Rumah Sakit awalnya tipe C menjadi tipe B.
2. Sistem Informasi E-KTP Di indonesia
Dengan diterbitkannya e-KTP tentunya e-KTP ini memiliki
keunggulan dibandingkan dengan KTP yang biasa. Adapaun keunggulan dari e-KTP
diantaranya :
1. Identitas
diri tunggal
2. e-KTP
Tidak dapat dipalsukan
Dengan biometrik, autentikasi dilakukan dua tahap, yakni:
·
what you have(apa
yang kamu punya) melalui fisik kartu e-KTP
·
what you are(seperti
apa kamu) melalui identifikasi biometrik
Jika terjadi kehilangan kartu, maka orang yang menemukan kartu
e-KTP milik orang lain tidak akan dapat menggunakannya
3. e-KTP
tidak dapat di gandakan
Dengan e-KTP, seluruh rekaman
sidik jari penduduk akan disimpan di AFIS (Automated Fingerprint
Identification System) yang berada di database pusat.
4. Selain
sebagai kartu identitas sebagai warga negara e-KTP dapat digunakan sebagai
kartu suara dalam pemilu hal ini dikarenakan data yang terekam di e-KTP
tersimpan dalam satu database data kependudukan yang dpaat dipakai untuk
keperluan lain seperti penentuan data pemilih.
Sumber Data :
1. http://kaulkaul.blogspot.co.id/2014/10/pengertian-sistem-informasi-berbasis.html
2. https://andrazain.wordpress.com/2013/04/28/contoh-penerapan-sistem-informasi-manajemen/
3. http://www.rumahsakitpro.com/2014/05/keunggulan-sistem-informasi-manajemen-rumah-sakit
4.https://catatanmasbrowhsd.wordpress.com/2014/11/12/sistem-informasi-berbasis-komputer-pada-pembuatan-e-ktp-di-indonesia/
0 comments:
Post a Comment