1. SISTEM INFORMASI
MANAJEMEN RUMAH SAKIT
SIMRS merupakan sistem komputerisasi yang memproses
dan mengintegrasikan seluruh alur proses bisnis layanan kesehatan dalam bentuk
jaringan koordinasi, pelaporan dan prosedur administrasi untuk memperoleh
informasi secara cepat, tepat dan akurat. Berikut keunggulan Sistem Informasi
Manajemen Rumah Sakit kami:
Sangat mudah untuk digunakan.
Telah diimplementasikan selama lebih dari
4 tahun di lebih dari 10 Rumah Sakit (swasta dan pemerintah).
Menu yang sesuai dengan masing-masing
peran user sehingga lebih memudahkan penggunaan.
Secure
Masing-masing pengguna mempunyai user dan
password.
Standar keamanan tinggi dengan enkripsi
searah.
MD5 checksum pada setiap data untuk
memeriksa integritas.
Pencatatan setiap pengakses.
Replikasi database / database
terdistribusi, menghindari kegagalan atas resiko 1 server yang bisa rusak atau
dalam masa perawatan.
Complete
Mengikuti kaidah standard bisnis proses
Rumah Sakit.
Proses registrasi pasien berbasis
sentralisasi maupun desentralisasi / distribusi.
Diagnosa pasien Berbasis ICD 9, ICD 10,
menyesuaikan pada kebutuhan pengguna.
Laporan RL 1 – 6.
Laboratorium disertai bantuan sistem
cerdas.
Laporan tindakan pemeriksaan.
Identifikasi alamat pasien dapat
ditelusuri dengan bantuan aplikasi Google Map.
Keuangan dan Akuntansi : Hutang –
Piutang, GL, Cash Flow, Rugi Laba, Neraca (RS Swasta) dan RBS, RBA (RS
Pemerintah).
Dapat di diperluas ke subsistem lain
seperti Kepegawaian, Penggajian dan Asset.
Multi Platform : Aplikasi berjalan baik
pada Sistem Operasi Windows, Linux, Apple Machintosh, including Tablet PC
maupun Mobile Phone.
Flexible
Sebuah organisasi senantiasa berkembang.
Misal pada 5 tahun yang lalu jumlah poli 10, saat ini 15 poli, sangat mungkin 5
tahun mendatang menjadi 20 atau 25 poli. Maka dari itu dibutuhkan aplikasi
komputer yang mampu mengikuti perkembangan organisasi.
Demikian pula jumlah, komputer, jenis
peralatan akan senantiasa berkembang di masa mendatang. Aplikasi selayaknya
mampu mengikuti dinamika.
SIMRS telah teruji di sejumlah Rumah
Sakit, dari jumlah poli yang awalnya beberapa belas sampai beberapa puluh, dari
Rumah Sakit awalnya tipe C menjadi tipe B.
2. KEUNGGULAN DAN KELEMAHAN
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN (SIM )
Sistem
informasi Manajemen adalah serangkaian sub sistem informasi yang menyeluruh dan
terkoordinasi dan secara rasional terpadu yang mampu mentransformasi data
sehingga menjadi informasi lewat serangkaian cara guna meningkatkan
produktivitas yang sesuai dengan gaya dan sifat manajer atas dasar kriteria
mutu yang telah ditetapkan. Dengan kata lain SIM adalah sebagai suatu sistem
berbasis komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai dengan
kebutuhan yang sama. Para pemakai biasanya membentuk suatu entitas organisasi
formal, perusahaan atau sub unit dibawahnya. Informasi menjelaskan perusahaan
atau salah satu sistem utamanya mengenai apa yang terjadi di masa lalu, apa
yang terjadi sekarang dan apa yang mungkin terjadi di masa yang akan datang.
Informasi tersebut tersedia dalam bentuk laporan periodik, laporan khusus dan
ouput dari model matematika. Output informasi digunakan oleh manajer maupun non
manajer dalam perusahaan saat mereka membuat keputusan untuk memecahkan
masalah.
Sistem
informasi manajemen (SIM) mempunyai keunggulan yaitu dapat menolong perusahaan
untuk (1) meningkatkan efisiensi operasional, (2) memperkenalkan inovasi dalam
bisnis, dan (3) membangun sumber-sumber informasi strategis.
1. meningkatkan efisiensi operasional
Dengan menanamkan investasi pada teknologi sistem
informasi, perusahaan juga dapat menanamkan rintangan untuk memasuki industri
tersebut (barriers to entry) dengan jalan meningkatkan besarnya investasi atau
kerumitan teknologi yang diperlukan untuk memasuki persaingan pasar.
2. memperkenalkan inovasi dalam bisnis
Penggunaan
ATM (automated teller machine) dalam perbankan merupakan contoh yang baik dari
inovasi teknologi sistem informasi. Dengan adanya ATM, bank-bank besar dapat
memperoleh keuntungan strategis melebihi pesaing mereka yang berlangsung
beberapa tahun.
Penekanan utama dalam sistem informasi strategis
adalah membangun biaya pertukaran (switching costs) ke dalam hubungan antara
perusahaan dengan konsumen atau pemasoknya. Sebuah contoh yang bagus dari hal
ini adalah sistem reservasi penerbangan terkomputerisasi yang ditawarkan kepada
agen perjalanan oleh perusahaan penerbangan besar. Bila sebuah agen perjalanan
telah menjalankan sistem reservasi terkomputerisasi tersebut, maka mereka akan
segan utnuk menggunakan sistem reservasi dari penerbangan lain.
3. membangun sumber-sumber informasi strategis.
Sistem
informasi memungkinkan perusahaan untuk membuat basis informasi strategis
(strategic information base) yang dapat menyediakan informasi untuk mendukung
strategi bersaing perusahaan. Informasi ini merupakan aset yang sangat berharga
dalam meningkatkan operasi yang efisien dan manajemen yang efektif dari
perusahaan. Sebagai contoh, banyak usaha yang menggunakan informasi berbasis
komputer tentang konsumen mereka untuk membantu merancang kampanye pemasaran
untuk menjual produk baru kepada konsumen.
Sistem
informasi merupakan salah satu subsistem pokok dalam suatu sistem manajemen
modern. Tanpa adanya dukungan data dan informasi yang akurat dan mutakhir
kegiatan manajemen tidak mungkin dapat dilaksanakan, karena dapat dipastikan
bahwa proses pengambilan keputusan dan penentuan kebijaksanaan tidak akan
mungkin membuahkan hasil yang optimal.
0 comments:
Post a Comment