Wednesday, September 21, 2016

Definisi Sistem dan Usulan Sistem Baru dalam Bisnis Internet


A. Definisi Sistem
Sistem berasal dari bahasa Latin (systēma) dan bahasa Yunani (sustēma) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi untuk mencapai suatu tujuan. Istilah ini sering dipergunakan untuk menggambarkan suatu set entitas yang berinteraksi, di mana suatu model matematika seringkali bisa dibuat.
Sistem juga merupakan kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan yang berada dalam suatu wilayah serta memiliki item-item penggerak, contoh umum misalnya seperti negara. Negara merupakan suatu kumpulan dari beberapa elemen kesatuan lain seperti provinsi yang saling berhubungan sehingga membentuk suatu negara di mana yang berperan sebagai penggeraknya yaitu rakyat yang berada dinegara tersebut.
Kata "sistem" banyak sekali digunakan dalam percakapan sehari-hari, dalam forum diskusi maupun dokumen ilmiah. Kata ini digunakan untuk banyak hal, dan pada banyak bidang pula, sehingga maknanya menjadi beragam. Dalam pengertian yang paling umum, sebuah sistem adalah sekumpulan benda yang memiliki hubungan di antara mereka.
Mengenai definisi sistem ini ada berbagai pendapat yang telah dikemukakan oleh beberapat ahli. Berikut ini diantaranya :
1)  Jogianto (2005:2)Sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Sistem ini menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan yang nyata, seperti tempat, benda dan orang-orang yang betul-betul ada dan terjadi.
2)     Indrajit (2001:2), Sistem adalah kumpulan-kumpulan dari komponen-komponen yang memiliki unsur keterkaitan antara satu dengan lainnya.
3)       Lani Sidharta (1995:9), Sistem adalah himpunan dari bagian-bagian yang saling berhubungan, yang secara bersama mencapai tujuan-tujuan yang sama.
4)      Murdick, R. G (1991:27), Sistem adalah seperangkat elemen yang membentuk kumpulan atau prosedur-prosedur atau bagan-bagan pengolahan yang mencari suatu tujuan bagian atau tujuan bersama dengan mengoperasikan data dan/atau barang pada waktu rujukan tertentu untuk menghasilkan informasi dan/atau energi dan/atau barang.
5)    Davis, G. B (1991:45), Sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang beroperai bersama-sama untuk menyelesaikan suatu sasaran.
Sedangkan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, sistem adalah perangkat unsur yang secara teratur saling berkaitan sehingga membentuk suatu totalitas. Sistem memiliki kandungan elemen tersendiri di dalamnya, yaitu :
1)   Objek, yang dapat berupa bagian, elemen, ataupun variabel. Ia dapat benda fisik, abstrak, ataupun keduanya sekaligus; tergantung kepada sifat sistem tersebut.
2)      Atribut, yang menentukan kualitas atau sifat kepemilikan sistem dan objeknya.
3)      Hubungan internal,  di antara objek-objek di dalamnya.
4)      Lingkungan, tempat dimana sistem berada.
Dan ada juga elemen – elemen pembentuk sistem selai yang di atas, yaitu :
1)     Tujuan, setiap sistem memiliki tujuan (Goal), entah hanya satu atau mungkin banyak. Tujuan inilah yang menjadi pemotivasi yang mengarahkan sistem. Tanpa tujuan, sistem menjadi tak terarah dan tak terkendali. Tentu saja, tujuan antara satu sistem dengan sistem yang lain berbeda.
2)   Masukan, masukan (input) sistem adalah segala sesuatu yang masuk ke dalam sistem dan selanjutnya menjadi bahan yang diproses. Masukan dapat berupa hal-hal yang berwujud (tampak secara fisik) maupun yang tidak tampak. Contoh masukan yang berwujud adalah bahan mentah, sedangkan contoh yang tidak berwujud adalah informasi (misalnya permintaan jasa pelanggan).
3)    Proses, proses merupakan bagian yang melakukan perubahan atau transformasi dari masukan menjadi keluaran yang berguna dan lebih bernilai, misalnya berupa informasi dan produk, tetapi juga bisa berupa hal-hal yang tidak berguna, misalnya saja sisa pembuangan atau limbah. Pada pabrik kimia, proses dapat berupa bahan mentah. Pada rumah sakit, proses dapat berupa aktivitas pembedahan pasien.
4)      Keluaran, keluaran (output) merupakan hasil dari pemrosesan. Pada sistem informasi, keluaran bisa berupa suatu informasi, saran, cetakan laporan, dan sebagainya.
5)    Batas, yang disebut batas (boundary) sistem adalah pemisah antara sistem dan daerah di luar sistem (lingkungan). Batas sistem menentukan konfigurasi, ruang lingkup, atau kemampuan sistem. Sebagai contoh, tim sepak bola mempunyai aturan permainan dan keterbatasan kemampuan pemain. Pertumbuhan sebuah toko kelontong dipengaruhi oleh pembelian pelanggan, gerakan pesaing dan keterbatasan dana dari bank. Tentu saja batas sebuah sistem dapat dikurangi atau dimodifikasi sehingga akan mengubah perilaku sistem. Sebagai contoh, dengan menjual saham ke publik, sebuah perusahaan dapat mengurangi keterbatasan dana.
6)     Mekanisme Pengendalian dan Umpan Balik, mekanisme pengendalian (control mechanism) diwujudkan dengan menggunakan umpan balik (feedback), yang mencuplik keluaran. Umpan balik ini digunakan untuk mengendalikan baik masukan maupun proses. Tujuannya adalah untuk mengatur agar sistem berjalan sesuai dengan tujuan.
7)     Lingkungan, lingkungan adalah segala sesuatu yang berada di luar sistem. Lingkungan bisa berpengaruh terhadap operasi sistem dalam arti bisa merugikan atau menguntungkan sistem itu sendiri. Lingkungan yang merugikan tentu saja harus ditahan dan dikendalikan supaya tidak mengganggu kelangsungan operasi sistem, sedangkan yang menguntungkan tetap harus terus dijaga, karena akan memacu terhadap kelangsungan hidup sistem.

B. Usulan Sistem Baru dalam Bisnis Internet
Mengenai sistem baru ini saya sendiri mengusulkan sebuah web sistem jual beli, atau lebih tepatnya jual beli pakaian dan aksesoris seperti gelang dan kalung. Namun yang saya usulkan ini tidak seperti jual beli online lainnya dimana pembeli kesulitan mencari yang sesuai dengan yang mereka inginkan dan mereka juga dapat melihat cara kerja pembuatan nya jika mereka berada di lokasi yang sama dengan tempat toko ini berada. Di sini pembeli dapat bebas melakukan pre-order sesuai dengan yang mereka inginkan. Sistem ini nantinya akan berjalan seperti ini :
1)      Pembeli bisa melakukan pemesanan berdasarkan apa yang mereka inginkan, mereka juga dapat memilih sendiri bahan maupun hiasan atau gambar yang akan di desain bahkan mereka juga bisa mendesain nya sendiri. Contohnya di sini penjual telah menyediakan bahan pakaian yang biasa digunakan seperti Cotton Viscose yang dapat menyerap keringat dan cocok digunakan di cuaca yang panas seperti di Indonesia ini.
2)      Selain bebas mendesain, mereka juga dapat belajar sekaligus melihat kinerja penjual ketika barang sedang diproses dengan kata lain mereka bisa ikut membantu dalam membuatnya. Tapi fitur ini hanya berlaku apabila pembeli berada di lokasi yang sama dengan penjual.
3)      Bagi pembeli yang menggunakan cara online mereka dapat memilih bahan nya sendiri juga karena pada web penjualan ini telah terdapat fitur bagi mereka untuk memilih dan memasukan desainnya sendiri. Contohnya mereka memilih menu order, kemudian pada menu tersebut terdapat pilihan edit yang berisikan jenis barang, bahan, warna, ukuran, bentuk, desain, dll. Setelah selesai mengedit pemesanan tersebut mereka akan memasukan informasi tentang pembeli seperti nama, alamat, nomor yang dapat dihubungi, dan sebagainya.
4)      Setelah semua nya deal atau setuju di kedua belah pihak maka untuk pembayaran dapat dilakukan secara cash maupun transfer ke rekening yang disediakan.
Itu adalah gambaran alur secara garis besar dari sistem ini. Keuntungan lainnya dari sistem ini adalah penjual dan pembeli melakukan interaksi secara efektif dan sama-sama mendapatkan kepuasan yang maksimal.

Sumber referensi :

( T1 - STI ( D1041151060 _ Ikram Amarul Arsy ))

0 comments:

Post a Comment